Minggu, 21 Januari 2018 - 12:31:58 WIB
Pembekalan Wisuda Fakultas Hukum UGM Periode November 2017
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita - Dibaca: 335 kali

Untuk dapat mempersiapkan sarjana hukum yang siap untuk memasuki dunia kerja dan terjun langsung ke masyarakat, Law Career Development Center (LCDC) Fakultas Hukum UGM rutin menyelenggarakan  pembekalan untuk para calon Wisudawan/Wisudawati Fakultas Hukum UGM. Pada tanggal 9 November 2017, dilaksanakanlah pembekalan untuk calon Wisudawan/Wisudawati periode November 2017. Pembekalan ini bertempat di Ruang 3.1.1. Fakultas Hukum UGM. Dalam kesempatan ini yang bertindak sebagai pembicara adalah Murti Pramuwardani Dewi, S.H., M.Hum., selaku Ketua LCDC Fakultas Hukum UGM dan Dr. Sumaryono, M.Si., Psi. selaku Sekretaris Program Magister Psikologi Fakultas Psikologi UGM. Acara pembekalan Wisudawan/Wisudawati ini dimoderatori oleh Sartika Intaning Pradhani S.H., M.H., Dosen Departemen Hukum Adat Fakultas Hukum UGM.

Ibu Murti Pramuwardani Dewi, S.H., M.Hum., dalam kesempatannya, memberi kata pengantar sekaligus membuka acara pembekalan calon Wisudawan/Wisudawati ini. Dalam pemaparannya, Ibu Dewi menjelaskan bahwa nantinya para lulusan akan menghadapi fase yang bisa membuat hati para sarjana menjadi gundah dan gelisah yaitu fase ketika banyak menerima pertanyaan “sudah bekerja atau belum ?”, “Sekarang kerja apa ?”, ”Kerja dimana sekarang ?”, dan lain-lain.

“Pada zaman di mana semakin banyak terdapat lulusan sarjana seperti sekarang ini, gap atau jarak pemisah antara jumlah lowongan kerja dan banyaknya angkatan kerja menjadi semakin tinggi. Menghadapi hal demikian, mahasiswa (khususnya calon wisudawan) harus mampu berkaca dari fakta lapangan yang ada untuk dapat meningkatkan kualitas dirinya. Maka dari itu, seminar pembekalan calon wisudawan diadakan salah satunya dengan tujuan untuk mendorong kualitas individual dan memberikan motivasi kepada calon wisudawan agar bisa lebih percaya diri dalam menghadapi dunia kerja.”, pesan Ibu Dewi kepada para calon Wisudawan/Wisudawati yang sebentar lagi akan melepas status mahasiswanya.

Setelah pengantar dari Ibu Dewi selesai, acara dilanjutkan dengan materi dari Bapak Dr. Sumaryono, M.Si., Psi. . Bapak Sumaryono dalam pemaparannya mengatakan bahwa seorang lulusan UGM harus selalu memperhatikan dan mengutamakan etika kapanpun dan dimanapun nantinya akan berada.

“Prinsip yang pertama dan yang paling utama harus diperhatikan oleh seorang sarjana adalah tentang etika. Etika sangat penting dan itu berlaku secara universal, kapanpun dan di manapun. Seakrab-akrabnya dan sedekat-dekatnya seseorang dengan orang lain harus tahu etika, apalagi jika sudah turun ke dunia pergaulan yang baru, maka harus tahu batas-batas kesopanan dan harus bisa menjaga diri dari perlakuan yang tidak sopan.”, jelas Bapak Sumaryono.

Selama pengalamannya mengajar dan menjadi psikolog, Bapak Sumaryono menyebutkan beberapa faktor yang menyebabkan seseorang gagal dalam mengikuti tes masuk kerja adalah :

1. Kurang mampu mempromosikan diri dalam surat lamaran pekerjaan dan curriculum vitae (CV). Kebanyakan orang kurang mampu untuk menampilkan keahlian dan kelebihan dirinya dalam CV maupun surat lamaran pekerjaan;

2. Kurang memahami proses seleksi;

3. Kondisi fisik yang kurang sehat. Beberapa pelamar kerja gagal pada saat wawancara atau tes kesehatan karena kondisi fisik yang kurang sehat. Beberapa bahkan dikarenakan hal-hal yang sepele, seperti sakit gigi, maag, lesu, tekanan darah rendah, dan lain sebagainya;

4. Kurang memiliki daya juang. Kebanyakan lulusan atau pencari kerja langsung merasa gagal dan tidak mau berusaha lagi ketika tidak diterima di lowongan pekerjaan yang diinginkan. Menembus dunia kerja memang.

Dari beberapa kesalahan itu, Bapak Sumaryono berpesan pada calon Wisudawan/Wisudawati untuk senantiasa mempersiapkan dua hal penting ini ketika menghadapi tes masuk kerja, yaitu syarat administrasi dan kesiapan mental. Syarat administrasi seperti ijazah, CV, pas foto, motivation letter, portofolio, surat lamaran, dan lain-lain harap diperhatikan selalu. Persiapan mental yang matang juga sangat penting karena tidak sedikit pelamar kerja gagal mendapatkan posisi bukan karena tidak mampu secara akademik, tapi tidak siap secara mental.

Tak lupa diakhir pemaparan materinya, Bapak Sumaryono memberi beberapa pertanyaan yang sering muncul dalam sesi wawancara kerja dan bagaimana cara menjawabnya secara baik dan meyakinkan. Setelah pembicara selesai menyampaikan materinya, acara ditutup dengan sesi tanya jawab antara para calon Wisudawan/Wisudawati dan pembicara. (AF)



Download




Kegiatan


    ";
 

Gedung IV Lantai 2, Fakultas Hukum UGM
Jalan Sosio Justicia No. 1, Bulaksumur,Yogyakarta 55281
Telepon : 0274 512 781 ext 2113 E-Mail : lcdc@ugm.ac.id
Website : http://lcdc.law.ugm.ac.id