login | register
Well Prepared, Well Result
Admin :

Workshop Hukum Perminyakan dan Gas Bumi

Dibuat tanggal 2012-07-17 | Oleh Admin

Workshop Hukum Perminyakan dan Gas Bumi

Karir dibidang usaha Minyak dan Gas Bumi (Oil and Gas) merupakan salah satu profesi yang belum begitu dikenal oleh para Sarjana Hukum. Namun, bukan berarti tidak banyak peminatnya. Gaji/kompensasi yang tinggi merupakan salah satu daya tarik bagi pencari kerja selain juga prestise yang didapat karena mampu mengalahkan banyak pesaing. Meskipun keahlian yang dibutuhkan lebih banyak berasal dari Fakultas Tekhnik, seperti Geologist atau Geophysicist, bukan berarti ahli di bidang hukum perminyakan dan gas bumi atau bidang hukum lainnya tidak diperlukan. Keterbatasan informasi yang dimiliki dan kemungkinan kecilnya kans untuk bisa masuk menjadi kendala utama bagi para job seeker Sarjana Hukum untuk berkarir di bidang oil and gas. Oleh karena itu, untuk memberikan informasi yang memadai terkait Profesi Hukum di bidang oil and gas, maka LCDC Fakultas Hukum UGM bekerjasama dengan Kantor Hukum Hakim dan Rekan dalam menyelenggarakan Seminar dengan tema “Hukum Perminyakan dan Gas Bumi” selama 2 (dua) hari, tanggal 29 dan 30 Juni 2012.

Seminar yang secara komprehesif mengulas tentang hukum perminyakan dan Gas Bumi ini berhasil mengundang berbagai narasumber yang terdiri dari Geologist, para lawyers yang ahli dan menangani banyak kasus di bidang perminyakan dan Kepala Bagian Hukum Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Di hari pertama peserta menerima empat materi dari empat orang narasumber, yaitu Yusak Setiawan (Geologist di Murphy Company), Dr. Ir. Rachmat Sudibjo (Partner Hakim dan Rekan Law Firm), Dr. T.N Machmud, S.H., MBA (Partner Hakim dan Rekan Law Firm), dan Teguh Pambudi Utama, S.H., M.H (Senior Partner of HakimdanRekan Law Firm). Pembahasan yang diawali tentang hal-hal tekhnis, seperti cara memperoleh minyak yang dijelaskan oleh Bapak Yusak menjadi sangat menarik dan menambah keingintahuan peserta mengenai Hukum Perminyakan dan Gas Bumi. Materi selanjutnya yang disampaikan oleh Bapak Ir. Rachmat Sudibjo lebih mengarah kepada bidang hukum, karena yang diulas adalah Undang-undang Migas No. 22 tahun 2001 dan industri migas hulu dan hilir. Pembahasan bidang hukum perminyakan dan gas bumi ditambahkan lagi dengan materi tentang peraturan perundang-undangan di bidang migas, khususnya mengenai peraturan-peraturan yang menjadi sumber masalah atau ketidakpastian hukum bagi investor. Hari pertama ditutup dengan materi mengenai konsep Production Sharing Contract (PSC) di Indonesia dan kontrak-kontrak derivatifnya.

Antusias dan keingintahuan peserta ditunjukkan dengan keaktifan para mahasiswa, baik S1 dan S2 yang mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber. Seminar ini jelas tidak hanya merupakan bentuk sosialisasi hukum perminyakan dan gas bumi, tetapi juga media pembelajaran mengenai praktek-praktek hukum yang terjadi di lapangan. Acara hari ketiga diisi oleh 3 (tiga) orang narasumber: 2 (dua) diantaranya merupakan senior associates dan partner di Kantor Hukum Hakim dan Rekan, yaitu Tomy A. Kusuma, S.H., LL.M dan Wisjnu Wardhana, S.H. dan Kepala Bagian Hukum Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Hufron Asrofi, S.H., M.H. Secara garis besarnya, materi hari ketiga adalah mengenai penjelasan lebih lanjut tentang PSC, Joint Operating Agreement (JOA) dan mengenai kegiatan usaha hilir yang meliputi usaha pengolahan/kilang. 

Komentar

Nama:
e-mail:
Komentar:
 
Masukkan Kode: